Artikel Detail

Kabupaten Gowa Lakukan Inovasi Pembiayaan Sektor Air Minum
  2024-01-26 23:07:06    Dibaca : 139

 48/A-NUWSP/Januari/2024

 

Pemenuhan target akses air minum sebanyak 10 juta sambungan rumah (SR) memerlukan biaya yang tidak sedikit. Kementerian PUPR (2023) mengestimasikan kebutuhan biayanya mencapai Rp 123,4 Triliun. Dari total biaya yang diperlukan, baru 32%-nya yang dialokasikan melalui dana publik seperti APBN, APBD, dan DAK. Sementara 68% sisanya perlu diisi dengan pembiayaan alternatif lain. Alternatif pembiayaan yang dimaksud dapat berupa Pinjaman Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), pinjaman perbankan, business to business (B2B), serta pembiayaan lainnya, seperti pemanfaatan dana Corporate Social Responsibility (CSR) (Kementerian PUPR, 2022). Oleh karena itu, inovasi pembiayaan dalam pembangunan sektor air minum menjadi hal yang esensial.

Untuk mendorong pertumbuhan inovasi pembiayaan sektor air minum, pemerintah menerapkan pemberian insentif melalui program National Urban Water Supply Project (NUWSP) pusat dengan jenis “Bantuan Pendamping”. Pada pelaksanaannya, pemerintah daerah dan BUMD Air Minum yang berhasil melakukan inovasi pembiayaan dengan menghimpun dana nonpublik untuk sektor air minum, akan diberikan insentif. Besarnya insentif disesuaikan dengan jumlah target pengembangan mencakup layanan air minum yang akan dilakukan. Strategi ini tentu saja tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya inisiasi dari daerah. Pemerintah daerah bersama dengan BUMD Air Minum perlu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan akses air minum di wilayahnya.

Kabupaten Gowa merupakan salah satu daerah yang menyambut baik kesempatan ini. Pasalnya, Kabupaten Gowa berhasil memperoleh program insentif NUWSP sebesar Rp 3,71 miliar setelah mampu berinovasi dengan sistem pembiayaan business to business (B2B). Bagaimana perjalanan Kabupaten Gowa dalam melakukan inovasi pembiayaan sektor air minum? Apa saja strategi yang dilakukannya? Dan seperti apa insentif yang diterima Kabupaten Gowa berkat inovasi tersebut? Mari simak ulasan berikut.

Inovasi Pembiayaan Sektor Air Minum di Kabupaten Gowa

Pemerintah Kabupaten Gowa berupaya mendorong Perumda Air Minum (AM) Tirta Jeneberang untuk melakukan inovasi pembiayaan pada pembangunan sektor air minum. Sebagai langkah awal, Perumda AM Tirta Jeneberang melakukan studi kelayakan mengenai inovasi pembiayaan pada tahun 2018. Hasilnya menunjukkan bahwa akan dibangun Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 100 liter/detik pada tahun 2020 senilai Rp 15 miliar. Sistem pembiayaan yang digunakan pada pembangunan IPA, ialah business to business melalui metode Trade Credit yang kemudian sistem pembiayaannya dialihkan menjadi pinjaman perbankan ke Bank Sulselbar. Proyek IPA ini telah dirampungkan dan diresmikan pada 9 Maret 2021 dengan nama IPA Borongloe (Ditjen Bina Bangda, 2023; Putri, 2021).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan membagikan pengalamannya dalam menerapkan inovasi pembiayaan saat “Workshop Dukungan Eksekutif dan Legislatif pada Pengembangan Program Air Minum di Perkotaan dalam Kerangka NUWSP” berlangsung. Ia mengungkapkan bahwa inovasi pembiayaan yang dilakukan Kabupaten Gowa dalam membangun IPA berkapasitas 100 liter/detik tersebut dijabarkan dalam beberapa poin, antara lain (Ditjen Bina Bangda, 2023):

1. menerbitkan peraturan bupati mengenai pembangunan IPA 100 liter/detik dengan sistem B2B – Trade Credit yang menjadi landasan pelaksanaannya;

2. mempermudah segala perizinan yang berkaitan dengan pembangunan IPA dengan melibatkan OPD terkait;

3. memfasilitasi take over pembayaran dari kontraktor ke Bank Sulselbar; dan

4. melakukan penyesuaian tarif air minum setelah IPA dibangun.

Gambar 1. Bupati Kabupaten Gowa dalam “Workshop Dukungan Eksekutif dan Legislatif pada Pengembangan Program Air Minum di Perkotaan dalam Kerangka NUWSP” (Berita Sulsel, 2023)

Pada lokakarya tersebut, Adnan menguraikan empat poin di atas secara ringkas. Ia menuturkan, “Posisi Pemkab Gowa sebagai pemegang saham di Bank Sulselbar membawa kemudahan dalam memberikan pinjaman sehingga terjadi efisiensi bunga pinjaman hingga 2 persen atau sekitar Rp 3,1 miliar” (Ramadhani, 2023). Adnan pun menambahkan, “tentu dengan terbangunnya SPAM IPA kapasitas 100 liter/detik, kita harus melakukan penyesuaian tarif supaya PDAM punya kapasitas untuk membayarnya” . Tarif/harga pokok air yang semula bernilai Rp 2.500 disesuaikan menjadi Rp 3.271 melalui Keputusan Bupati Gowa Nomor: 1/I/2021 tentang Penetapan Penyesuaian Tarif/Harga Pokok Air Bersih (Ditjen Bina Bangda, 2023).

Pemberian Insentif Bagi Kabupaten Gowa

Sebagai bentuk imbalan , pemerintah pusat memberikan insentif kepada Kabupaten Gowa sebesar Rp 3,71 miliar. Insentif tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan jaringan perpipaan pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kecamatan Pattallassang. Pembangunan ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas layanan pada 250 SR dan mengembangkan layanan sebanyak 2.000 SR. Proses pembangunannya dapat dilihat pada gambar 2. Setelah dirampungkan pada bulan Juli 2022 lalu, hasilnya ternyata melebihi target. Hingga bulan Desember 2023, infrastruktur yang dibangun mampu memperbaiki kualitas layanan pada 1.461 SR dan mengembangkan cakupan layanan sebanyak 2.560 SR. Ini menjadi kabar baik bagi peningkatan akses air minum di Kabupaten Gowa.

Gambar 2. Proses pemasangan pipa pada program NUWSP di Kabupaten Gowa

Demikianlah uraian mengenai bagaimana Kabupaten Gowa melakukan inovasi pembiayaan sektor air minum serta dampaknya terhadap akses air minum. Semoga cerita tadi dapat menjadi pembelajaran dan pemantik bagi daerah lainnya untuk melakukan inovasi pembiayaan sektor air minum serta meningkatkan akses air minum di wilayahnya.

 

Sumber:

1. Ditjen Bina Bangda (2023): Workshop Dukungan Eksekutif dan Legislatif pada Pengembangan Program Air Minum di Perkotaan , diperoleh melalui situs internet: https://www.youtube.com/watch?v=QxYTcWfNODM&t=14466s .

2. Dokumentasi NUWSP.

3. Kementerian PUPR (2022): Pola Pembiayaan Alternatif yang Diperlukan dalam Penyelenggaraan Penyediaan Air Minum , diperoleh melalui situs internet: https://pembiayaan.pu.go.id/news/detail/166/Pola-Pembiayaan-Alternatif-Dibutuhkan-Dalam -Penyelenggaraan-Penyediaan-Air-Minum .

4. Kementerian PUPR (2023): Praktik Terbaik Percepatan Pemenuhan Capaian Air Minum Secara Nasional dan Berdasarkan Program NUWSP , Lokakarya Praktik Baik Peningkatan Kapasitas Pemda dan BUMD AM dalam Mewujudkan Pemenuhan Akses Layanan Air Minum di Daerah Tahun 2023, Surabaya, 25 Oktober 2023.

5. Putri (2021): PDAM Gowa Resmikan IPA 100 l/d, Kementerian PU Beri Reward , diperoleh melalui situs internet: https://berita.news/2021/03/09/pdam-gowa-resmikan-ipa-100- ld-kementerian-pu-beri-reward/ .

6. Ramadhani, Any (2023): Pemkab Gowa dan PDAM Gagas Inovasi Pembiayaan Meningkatkan Akses Air Minum Warga Perkotaan , diperoleh melalui situs internet: https://rakyatsulsel.fajar.co.id/2023/08/04/pemkab-gowa -dan-pdam-gagas-inovasi-pembiayaan-Tingkatkan-akses-air-minum-warga-perkotaan/ .

Kredit Foto:

1. Berita Sulsel (2023): Pemkab Gowa dan PDAM Gagas Inovasi Pembiayaan Meningkatkan Akses Air Minum Warga Perkotaan , diperoleh melalui situs internet: https://berita-sulsel.com/2023/08/05/pemkab-gowa-dan-pdam -gagas-inovasi-pembiayaan-Tingkatkan-akses-air-minum-warga-perkotaan/ .

2. Ren, Andrew (2021): Percikan! , diperoleh melalui situs internet: https://unsplash.com/photos/water-pouring-on-clear-drinking-glass-BhspCN17HT8 .

 

Ditulis oleh:

Deviana Matudilifa Yusuf

 

#nuwsp #ditairminun #ciptakarya #watersupply

#nuwspgowa #kabupatengowa #pemdagowa #perumdaairminum #tirtajeneberang #airminum #drinkingwater #cleanwater #aksesairminum #drinkingwateraccess #cleanwateraccess #inovasipembiayaan #innovativefinancing #finansial #financialaspect #pembiayaan #financingwater

Share On :

  • Direktorat Air Minum,
    Ditjen Cipta Karya,
    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,
    Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru,
    Jakarta 12110.


  • 021-72796907

  • [email protected]
    Visitor
  • Total:415,519
  • Bulan Ini :8,183
  • Seminggu Terakhir :2,614
  • Hari ini :468