Artikel Detail

Apakah Air Keran di Indonesia Bisa Langsung Diminum?
  2024-02-02 16:21:36    Dibaca : 69

49/B-NUWSP/Februari/2024

 

Beberapa negara di dunia sudah menerapkan kebiasaan meminum air langsung dari keran. Hal ini dapat dilakukan karena kualitas air di negara tersebut aman untuk diminum. Negara-negara ini didominasi oleh negara di kawasan Eropa dan sebagian kecilnya tersebar di kawasan Amerika, Asia, dan Australia. Lebih jelasnya, CDC (Centers for Disease Control and Preventation) merilis suatu peta yang menginformasikan negara-negara dengan kualitas air keran yang aman untuk diminum seperti terlihat pada gambar 1.

Gambar 1. Peta sebaran negara dengan kualitas air keran yang bisa diminum dan tidak (CDC dalam QS Supplies, 2023)

Bagaimana dengan Indonesia?

Bila melihat gambar 1, Indonesia termasuk salah satu negara yang air kerannya belum aman untuk langsung diminum. Pakar air dari Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan Institut Teknologi Bandung, Rofiq Iqbal, S.T., M.Eng, Ph.D. menilai bahwa sebenarnya air keran yang dialirkan oleh PDAM seharusnya bisa langsung diminum. Sebab, standar air olahan PDAM cukup bersih, tanpa bakteri, dan aman dikonsumsi. Rofida dkk. (2019) menguraikan bahwa syarat air keran siap minum yakni memiliki sisa kandungan klorin sebanyak minimal 0,2 mg/L serta tidak mengandung bakteri coliform. Secara umum, syarat tersebut telah dipenuhi oleh PDAM di Indonesia sebab syarat ini juga sejalan dengan standar kualitas air minum yang diatur pemerintah Indonesia dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan (CNN Indonesia, 2022; Fitriani, 2019; Kementerian Kesehatan, 2023).

Namun, keamanan untuk mengonsumsi air keran secara langsung juga perlu mempertimbangkan kualitas pipa distribusinya, bukan hanya kualitas airnya saja. Sebelum keluar di keran-keran masyarakat, air olahan PDAM tentu perlu disalurkan menggunakan pipa distribusi. Kualitas pipa distribusi inilah yang cukup menjadi perhatian. Menurut Rofiq, pipa distribusi air di Indonesia banyak yang sudah tua. Bahkan di beberapa daerah, usia pipanya sudah mencapai puluhan tahun. Tuanya usia pipa membuatnya mudah berkarat, berlumut, dan rentan terhadap kebocoran. Hal inilah yang membuat air mudah terkontaminasi dan menjadi tidak aman. Sehingga, air keran di Indonesia tidak bisa langsung diminum bukan karena kualitas air hasil olahannya yang buruk, melainkan karena pipa saluran airnya yang kurang layak. Oleh sebab itu sebelum dikonsumsi, masyarakat sebaiknya memasak air keran terlebih dahulu. (Al Ansori, 2022; Azizah, 2022; CNN Indonesia, 2022).

Gambar 2. Contoh pipa distribusi air di Indonesia (Handoyo, 2021)

Pemanfaatan air keran untuk diminum secara langsung sebetulnya sudah banyak ditemukan di Indonesia, meski belum diterapkan secara masif. Beberapa di antaranya dijumpai di Bandar Udara Soekarno-Hatta (Tangerang), Taman Indonesia Kaya (Semarang), Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (Jakarta), Statiun MRT (Jakarta), Kantor Pemerintah Daerah (Kota Bogor), Taman Sri Baduga (Purwakarta), Taman Balai Kota (Bandung), dan tempat-tempat lainnya.

 

Gambar 3. Air keran siap minum di Indonesia (Angkasa Pura II, 2024; Inilah Online, 2019)

Itulah sekilas penjelasan mengenai keamanan air keran untuk langsung diminum serta beberapa contoh penerapannya di Indonesia. Semoga ke depan, sektor air minum di Indonesia dapat berkembang sehingga infrastruktur air minum tersedia secara layak dan bisa memberikan kemudahan akses air minum bagi masyarakat.

 

Sumber:

1. Al Ansori, A.N. (2022): Air Keran di Indonesia Belum Bisa Langsung Diminum, Alasannya?, diperoleh melalui situs internet: https://www.liputan6.com/health/read/5160279/air-keran-di-indonesia-belum-bisa-langsung-diminum-alasannya?.

2. Azizah, K.N. (2022): Pakar ITB Beberkan Alasan Warga +62 Tak Bisa Langsung Minum Air dari Keran, diperoleh melalui situs internet: https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-6475045/pakar-itb-beberkan-alasan-warga-62-tak-bisa-langsung-minum-air-dari-keran.

3. CNN Indonesia (2022): Kapan Orang Indonesia Bisa Minum Air Langsung dari Keran?, diperoleh melalui situs internet: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20221222193236-255-890975/kapan-orang-indonesia-bisa-minum-air-langsung-dari-keran.

4. Fitriani, Nurina (2019): Air Keran PDAM Kabupaten Malang Aman Dikonsumsi, diperoleh melalui situs internet: https://news.unair.ac.id/2019/07/24/air-keran-pdam-kabupaten-malang-aman-dikonsumsi/.

5. Kementerian Kesehatan (2023): Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan.

6. Rofida, R., Fitriani, N., Indarko, D.G., Yuniarto, A., Marsono, B.D., dan Soedjono, E.S. (2019): Water Quality Mapping of Piped Water Supply in Malang City-Indonesia, International Journal of Integrated Engineering, Vol. 11 No. 2.

Kredit Foto:

1. Angkasa Pura II (2024): Fasilitas Bandara, diperoleh melalui situs internet: https://soekarnohatta-airport.co.id/jelajahi_map/3?keyword=&terminal_id=0&subCategoryId=83.

2. Didecs dalam Canva Pro.

3. Handoyo, Dwi Budi (2021): Mengapa air keran di negara Eropa bisa langsung diminum sedangkan di Indonesia tidak bisa?, diperoleh melalui situs internet: https://id.quora.com/Mengapa-air-keran-di-luar-negeri-boleh-diminum-sedangkan-di-Indonesia-tidak-boleh.

4. Inilah Online (2019): KASM Mudah Masyarakat Mendapatkan Air Minum Secara Gratis, diperoleh melalui situs internet: https://inilahonline.com/kasm-mudah-masyarakat-mendapatkan-air-minum-secara-gratis/.

5. QS Supplies (2023): Where Is the World's Most Dangerous Drinking Water?, diperoleh melalui situs internet: https://www.qssupplies.co.uk/worlds-most-dangerous-drinking-water.html.

 

Ditulis oleh:

Deviana Matudilifa Yusuf

 

#nuwsp #ditairminun #ciptakarya #watersupply

#airkeran #tapwater #airminum #drinkingwater #cleanwater #aksesairminum #drinkingwateraccess #cleanwateraccess #indonesia

Share On :

  • Direktorat Air Minum,
    Ditjen Cipta Karya,
    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,
    Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru,
    Jakarta 12110.


  • 021-72796907

  • [email protected]
    Visitor
  • Total:415,507
  • Bulan Ini :8,171
  • Seminggu Terakhir :2,602
  • Hari ini :456