Artikel Detail

Peringatan Hari Air Sedunia 2023 di Kabupaten Ogan Ilir
  2023-03-22 16:36:45    Dibaca : 468

Available in English

06/A-NUWSP/Mar/2023

 

Selamat Hari Air Sedunia!

Pada tanggal 22 Maret setiap tahunnya, Hari Air Sedunia diperingati. Peringatan ini diinisiasi sejak Sidang Umum PBB ke-47 pada tanggal 22 Desember 1992 di Rio de Janeiro, Brasil. Hari Air Sedunia pertama kalinya ditetapkan pada tanggal 22 Maret 1993. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya air bersih bagi kehidupan serta pentingnya melindungi sumber daya air bersih secara berkelanjutan (BBWS Sumatera VIII, 2021). Selain itu, Hari Air Sedunia juga bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang krisis air dan sanitasi yang mengancam di masa mendatang.

Peringatan Hari Air Sedunia memiliki tema yang diusung setiap tahunnya. Tema-tema yang diangkat pada peringatan Hari Air Sedunia sejak 1994 hingga saat ini dapat dilihat pada Gambar 1. Hari Air Sedunia pada tahun 2023 mengangkat tema “Accelerating Change”. “Accelerating Change” berarti mempercepat perubahan. Artinya, tema ini bermaksud mendorong terjadinya percepatan perubahan untuk mengatasi krisis air dan sanitasi. Karena air memengaruhi kita semua, proses untuk mengatasi krisis air dan sanitasi membutuhkan tindakan dari setiap orang. Aksi ini bukan hanya dapat dilakukan secara individu, namun juga dapat dilakukan oleh komunitas tempat kita bernaung seperti sekolah, organisasi masyarakat, tempat bekerja, dan lain-lain. Peringatan Hari Air Sedunia 2023 mengajak kita semua untuk memainkan peran dan melakukan apapun yang bisa dilakukan untuk mengatasi krisis air dan sanitasi (UN Water, 2023).

Gambar 1. Tema pada peringatan Hari Air Sedunia

Program National Urban Water Supply Project (NUWSP) ikut memainkan peran dalam “Accelerating Change”, mempercepat perubahan untuk mengatasi krisis air di masa mendatang. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih di Indonesia. Pelaksanaan NUWSP telah tersebar di 50 kabupaten/kota dengan aktivitas yang bervariasi sesuai dengan permasalahan yang dihadapi oleh masing-masing daerah. Salah satu contoh permasalahan yang dijumpai yaitu kurangnya pendistribusian air bersih ke masyarakat, seperti di Kabupaten Ogan Ilir, khususnya di Daerah Indralaya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pelaksanaan program NUWSP dilakukan dengan membangun dua booster yaitu booster Timbangan dan booster Al-Ittifaqiah, pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Tanjung Senai, intake Tanjung Senai, serta pemasangan jaringan perpipaan baik jaringan perpipaan transmisi maupun distribusi. Kegiatan ini dilakukan untuk mengoptimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Indralaya sehingga masyarakat dapat menikmati air bersih secara merata baik dari segi kualitas, kuantitas, dan kontinuitasnya.

Dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Selatan mengadakan kegiatan penanaman pohon produktif, salah satunya pada lokasi kegiatan optimalisasi SPAM Indralaya di Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan penanaman pohon produktif ini dimulai pada lokasi kegiatan pembangunan IPA Tanjung Senai dan dilanjutkan pada lokasi kegiatan pembangunan booster Al-Ittifaqiah. Adapun pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini diantaranya perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, Pjs Direktur PDAM Tirta Ogan, tim Supervisi CSC-2 NUWSP, tim penyedia jasa, dan Field Assistant (FA) NUWSP Kabupaten Ogan Ilir. Beberapa jenis pohon yang ditanam meliputi pohon nangka, jambu air, jambu mete, mangga, jeruk, dan kelengkeng. Kegiatan dimulai dengan penanaman pohon jambu air oleh Kepala BPPW Sumatera Selatan, dilanjutkan dengan penanaman pohon jambu mete oleh perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir, penanaman pohon mangga oleh Pjs Direktur PDAM Tirta Ogan, dan diakhiri dengan penanaman pohon jeruk oleh tim Supervisi CSC-2 NUWSP. Kegiatan penanaman pohon sebagai peringatan Hari Air Sedunia di Kabupaten Ogan Ilir dapat dilihat pada Gambar 2. Langkah penanaman pohon ini merupakan salah satu aksi yang dapat dilakukan untuk mengatasi krisis air. Melalui penanaman pohon, kita dapat menjaga ketersediaan air tanah sebagai salah satu sumber daya air.

   

Gambar 2. Kegiatan penanaman pohon pada peringatan Hari Air Sedunia di Kabupaten Ogan Ilir

Ada begitu banyak aksi dan tindakan yang dapat kita lakukan untuk mengatasi krisis air dan sanitasi di masa mendatang. Mari bersama-sama kita ubah pola penggunaan, konsumsi, dan pengelolaan air menjadi lebih bijaksana. Mari bersama-sama kita mainkan peran dalam mengatasi krisis air dan sanitasi. Mari menjadi bagian dari perubahan. Selamat Hari Air Sedunia!

 

Sumber:

1. BBWS Sumatera VIII (2021): Peringatan Hari Air Dunia (World Water Day), diperoleh melalui situs internet: https://sda.pu.go.id/balai/bbwssumatera8/2021/04/28/peringatanhari-air-seduniaworld-water-day/.

2. Dokumentasi NUWSP

3. UN Water (2023): World Water Day 2023 Accelerating Change, diperoleh melalui situs internet: https://www.worldwaterday.org/.

 

Ditulis oleh:

Depi Saputra

Anugrah Rizaldy

Deviana Matudilifa Yusuf

 


 

World Water Day 2023 Commemoration in Ogan Ilir Regency

Happy World Water Day!

World Water Day is celebrated on March 22 every year. This commemoration was initiated since the 47th UN General Assembly on December 22, 1992 in Rio de Janeiro, Brazil. The World Water Day was declared for the first time on March 22, 1993. This commemoration intends to increase public awareness both on the importance of clean water for life and protecting clean water resources in a sustainable manner (BBWS Sumatra VIII, 2021). In addition, World Water Day also aims to make people aware of the water and sanitation crisis that threatens in the future.

The World Water Day commemoration has a theme for every year. The themes raised in commemoration of World Water Day from 1994 until now can be seen in Figure 1. World Water Day in 2023 carries the theme "Accelerating Change". This theme intends to encourage the acceleration of change to overcome the water and sanitation crisis. Because water affects all of us, the process of addressing water and sanitation crisis requires action from everyone. This action not only can be carried out individually, but also by the communities such as schools, community organizations, workplaces, and others. The World Water Day 2023 commemoration invites all of us to participate and do anything possible in overcoming the water and sanitation crisis (UN Water, 2023).

Figure 1. The World Water Day themes

The National Urban Water Supply Project (NUWSP) program takes a part in “Accelerating Change” to overcome future water crisis. This program intends to improve access to clean water in Indonesia. The implementation of NUWSP has spread across 50 regencies/cities with activities that vary according to the problems faced by each region. One example of the problems faced is the lack of clean water supply to communities, such as in Ogan Ilir regency, especially in the Indralaya region. To overcome these problems, the NUWSP program implementation was carried out by building two boosters in Timbangan and Al-Ittifaqiah, Tanjung Senai Water Treatment Plant (WTP) construction, Tanjung Senai intake construction, and installation of transmission and distribution pipelines. These activities are carried out to optimize the Indralaya Drinking Water Supply System (SPAM) so that the community can enjoy clean water evenly in terms of quality, quantity, and continuity.

In commemoration of World Water Day, the Regional Infrastructure and Settlement Center (BPPW) of South Sumatra held productive-tree planting activities, one of which was at the location of NUWSP program in Ogan Ilir regency. This productive-tree planting activity began at the construction site of Tanjung Senai WTP and Al-Ittifaqiah. The parties who participated in this activity included representatives of the Ogan Ilir PUPR Office, the PDAM Tirta Ogan Acting Director, the NUWSP CSC-2 supervision team, the service provider team, and the NUWSP Field Assistant of Ogan Ilir Regency. Some types of trees planted include jackfruit, water guava, cashew, mango, orange, and longan trees. The activity began with planting guava trees by the Head of South Sumatra BPPW, followed by cashew trees planting by representatives of the Ogan Ilir PUPR Office, mango trees planting by the Acting Director of PDAM Tirta Ogan, and ending with citrus trees planting by the NUWSP CSC-2 supervision team. The tree planting activities as a commemoration of World Water Day in Ogan Ilir regency can be seen in Figure 2. This tree planting step is one of the actions that can be taken to overcome the water crisis.  Through tree planting, we can maintain the availability of groundwater as a water resource.

​​​​​​​   

Figure 2. Tree planting activity at the World Water Day commemoration in Ogan Ilir regency

There are so many actions and measures to be taken in overcoming the water and sanitation crisis for the future ahead. Together, let's change our water consumption pattern and water management to be wiser. Let's play our part together in tackling the water and sanitation crisis and let's be part of the change. Happy World Water Day!

 

Sources:

1. BBWS Sumatera VIII (2021): Peringatan Hari Air Dunia (World Water Day), obtained through the internet site: https://sda.pu.go.id/balai/bbwssumatera8/2021/04/28/peringatanhari-air-seduniaworld-water-day/.

2. NUWSP Documentations.

3. UN Water (2023): World Water Day 2023 Accelerating Change, obtained through the internet site: https://www.worldwaterday.org/.

 

Written by:

Depi Saputra

Anugrah Rizaldy

Deviana Matudilifa Yusuf

Translated by:

Suri Saraswati

 

#nuwsp #ditairminun #ciptakarya #watersupply

#nuwspoganilir #kabupatenpoganilir #pdamoganilir #pdamtirtaogan #bppwsumateraselatan

Share On :

  • Direktorat Air Minum,
    Ditjen Cipta Karya,
    Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,
    Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru,
    Jakarta 12110.


  • 021-72796907

  • [email protected]
    Visitor
  • Total:415,747
  • Bulan Ini :8,411
  • Seminggu Terakhir :2,842
  • Hari ini :696